Ullath nama negeri ini sebenarnya berasal dari bahasa daerah Maluku, yaitu ‘urat’ yang berarti ‘jamur kilat’. Jamur kilat adalah sejenis jamur atau cendawan yang hidupnya di hutan. Menurut cerita rakyat, nama ini diberikan karena negeri ini dibangun pada malam hari dengan mempergunakan benda ini sebagai alat penerangan.
Apa arti sebuah nama? Begitu penting untuk menuturkan kisah tentang diri. Bukan sekadar ada, tetapi engkau dikenal dan juga dikenang. Ullath bukan saja nama negeri ini, tetapi juga sering disebut dengan nama “Beilohy Amalatu” dan “Ama Leka-lekano”. Beilohy mempunyai arti miring, sedangkan Amalatu terdiri dari dua suku kata, yaitu : Ama yang berarti Bapa dan Latu yang berarti Raja. Jadi Beilohy Amalatu merujuk pada pengertian : “Raja yang memerintah atau berkuasa pada negeri yang miring letaknya”. Memang kenyataan membuktikan bahwa keenam negeri lama Ullath itu seperti tergambar di kaos saguonito, selain terletak di atas gunung yang dibatasi dengan tebing-tebing batu, kebanyakan di antaranya letaknya agak miring. Ama Leka-lekano berarti negeri bergoyang-goyang. Disebut demikian karena negeri tersebut, menurut Alm.Bapa Gani Patty, biasa berpindah-pindah tempat. Yaitu pada waktu negeri itu masih berada di gunung, sesungguhnya keenam buah negeri lama itulah yang pada hakikatnya berasal dari sebuah negeri yang telah berpindah-pindah.
Ada cerita tentang asal-usul orang negeri Ullath.
Konon ada tiga orang bersaudara. Kasim (kakak sulung), Tasim (kakak tengah) dan Abdullah Nekaulu (adik bungsu) disebut-sebut sebagai tiga moyang bersaudara yang menitiskan keturunan bagi tiga negeri di pulau Saparua, Tuhaha, Iha dan Ullath. Berasal dari Nunusaku, menggunakan sebuah kora-kora, “Matita Toma Nusa”, yang artinya “Mari kita mencari pulau”. Berlabuh di Putiori – sebuah tempat yang berarti putih dari laut sampai ke darat, yang diduga adalah bagian barat negeri Itawaka.
Keenam negeri lama dulunya berada di gunung dan kemudian oleh Gubernur Arnold de Vlamingh, yang pada waktu itu berkedudukan di Ambon, diperintahkan untuk turun ke pantai.
ITALILI artinya guntur-kilat. Menurut cerita rakyat, negeri ini dinamakan demikian karena dibangun pada waktu terjadinya guntur-kilat. Namun ada keterangan lainnya yang mengatakan bahwa di tempat ini pernah terjadi suatu perang dahsyat antara tiga moyang bersaudara,
SOPAKE berarti tempat bapake (yang dimaksud disini adalah berpakaian, biasanya dalam upacara adat, terdapat orang-orang tertentu yang memegang fungsi-fungsi tertentu pula. Dan biasanya mereka menggantikan pakaian mereka yang biasa dengan pakaian adat di tempat ini . Misalnya, tua adat, kapten dan lain-lain. Selain itu, umumnya bekas negeri lama ini dianggap lebih seram atau lebih menakutkan daripada bekas-bekas negeri lama bila dilalui. Agaknya tempat ini merupakan pusat kegiatan maueng sesuai dengan fungsinya. Bekas negeri lama ini kecil saja dan di sekitarnya terdapat lebih banyak tanah pertanian dari keluarga Patty.
YALESI berarti ‘yang sisa’. Besar kemungkinan negeri ini dibangun terakhir sekali di sisa tanah kosong yang masih ada.
AMAHATU atau yang biasa disebut Amalhatu artinya negeri berbatu. Negeri tersebut terletak di atas gunung pada bukit batu, dibatasi oleh tebing-tebing yang curam.Negeri lama ini adalah yang terbesar dan merupakan negeri pertama yang dibangun, sehingga negeri ini dijadikan sebagai desa induk. Negeri ini pertama-tama didiami oleh keluarga Sapulette, sehingga sekarang ini keluarga Sapulette mempunyai tanah-tanah yang cukup banyak.
NOKAU berarti Noul merah, yaitu sejenis ikan berbisa.disebelah selatan negeri lama ini kedapatan sebuah dusun yang hamper sama namanya ialah ‘Hakakaul’. Dikirakan istilah Nokau ataupun Hakakaul ialah bahasa tanah. No artinya enam, Kaul artinya Iparsedangakan, Haa artinya Empat, jadi Nokaul berarti enam beripar dan Hakakaul artinya empat beripar. Besar kemungkinan bahwa negeri lama.
PUTIMAHU artinya maputih. Yang dimaksudkan ialah kurang subur. Akan tetapi, kenyataan ini tidak nampak pada waktu ini lagi.Mungkin pada awalnya ketika negeri ini dibangun, tempat ini kurang subur dan lambat laun melalui usaha terus-menerus maupun proses alam sehingga ketidaksuburan itu sudah tak nampak lagi untuk waktu ini. Bernyanyilah dan menarilah dalam segala sukacita, hanya biarkanlah masing-masing menghayati ketunggalannya. Tali rebana masing-masing punya hidup sendiri, walau lagu yang sama sedang menggetarkannya.
Tegaklah berjajar, namun jangan terlampau dekat.
(Dirangkum dari berbagai sumber)
Produk SaguOnito
Kaos Sablon
Beilohi Amalatu
185K/Pcs
DETAIL
Bahan : Katun Combed
Ukuran : S – 5XL
Warna : Hitam, Putih, Merah, Oranye
Ketersediaan : Pre Order
Taplak Meja
Beilohi Amalatu
185K/Pcs
DETAIL
Bahan : Satin / Poly Canvas
Ukuran : Diameter 100 cm
Ketersediaan : Pre Order



